Subscribe to our RSS Feeds
Hello, this is a sample text to show how you can display a short information about you and or your blog. You can use this space to display text or image introduction or to display 468 x 60 ads and to maximize your earnings.
0 Comments »
Ketika Reformasi melanda Negeri ini, seni tari Barongsay dan Naga; yang merupakan seni permainan orang-orang Kungfu di masa lalu mulai menggeliat dan bangun dari tidur panjangnya.   Tertantang atas ejekan dan cemoohan karena dianggap tidak mempunyai team barongsay, Aizan bertekad akan membentuk sebuah team barongsay sekaligus ingin membuktikan team siapa yang terbaik.

Saat itu untuk mendapatakan sebuah barongsay sangat sulit, selain tidak ada yang menjualnya, juga mahal dan lagi harus import. Tanpa putus asa akhirnya Aizan berhasil mendapatkan sebuah kepala barongsay yang sudah usang dan disimpan di gudang. Kepala barongsay itu dibelinya seharga Rp. 150.000,- dalam keadaan rusak, berdebu dan dipenuhi kecoa.  

Seperti mendapatkan barang impian, kepala barongsay itu dibersihkannya, diperbaikinya sendiri, dicat ulang, dipasangkan bulu, dijahitkan kostumnya sehingga ketika barongsay itu selasai direnovasi dan diperlihatkan kembali kepada penjualnya, iahanya bisa bergumam: “Kaduhung aing ngajual na kamaneh…” Itulah awal mulanya Aizan mendirikan persatuan barongsaynya. Seperti halnya kungfu ia pun keranjingan barongsay.  Sama gilanya.  

Dengan rasa penasaran ia pelajari teknik dan karakter permainan barongsay secara otodidak. Bekal sebagai pelatih kungfu dan atlit wushu memudahkannya memecahkan teknik-teknik yang tadinya dianggap mustahil, hasilnya tidak tanggung-tanggung.  Pada tahun 1999 Aizan berhasil membentuk team barongsay Patok LONG QING hanya dalam waktu setahun.  

Satu-satunya orang Minang yang berhasil mengembangkan team barongsay patok di Bandung dan Jawa Barat saat itu. Tidak puas dengan itu untuk mengetahui teknik-teknik barongsay Patok yang memiliki nilai tinggi dalam perlombaan, tahun 2001 Aizan mengikuti penataran Wasit/Juri Internasional Barongsay Patok di Malaysia dan lulus sebagai Wasit/Juri Barongsay Patok Internasional oleh International Dragon and Lion Dance Federation(IDLF).  
22.11

0 Responses to " "

Poskan Komentar