Subscribe to our RSS Feeds
Hello, this is a sample text to show how you can display a short information about you and or your blog. You can use this space to display text or image introduction or to display 468 x 60 ads and to maximize your earnings.
0 Comments »
Ratu Mas Mahkota Wafat, Ratu Kesultanan Kadriah Pontianak
Oleh : Abdullah Alqadrie | 17-Nov-2012, 09:56:35 WIB

KabarIndonesia - Maharatu Mas Mahkota, Didi Van Delden,istri dari Sultan Hamid.II, Sultan pada Kesultanan Kadriah, Pontianak, Kalimantan Barat. Beliau diberitakan wafat di Den Hag, negeri Belanda, tanah leluhurnya.

Ratu Mas Mahkota dikaruniai 2 orang anak.Putri dan Putra.Sampai akhir hayatnya, beliau tak pernah dapat berkunjung kembali ke negeri suaminya, yang sangat dicintai dan dihormatinya,y aitu Sultan Hamid II.

Politik telah memisahkan cinta mereka. Setelah menikah di Malang pada tahun 1930-an, ia dan suaminya harus menghadapi tragedi pahit. Mereka dipisahkan sebagai akibat ekspansi penjajahan Jepang, kemudian pergolakan kemerdekaan.

Meskipun pada 23 Oktober 1945 suaminya dilantik sebagai Sultan Pontianak, dan ia dinobatkan sebagai Maharatu Mas Mahkota, tapi gelar dan kedudukan itu tak pernah dinikmatinya. Suaminya ditahan Jepang, kemudian dijebloskan ke penjara kembali oleh Pemerintahan Soekarno pada tahun 1960-an, dengan tuduhan makar dan mengkhianati revolusi.

Padahal sebetulnya Sultan Hamid II adalah orang yang yang banyak berjasa mendukung dan membantu Soekarno dalam perjuangannya merebut kemerdekaan dari Belanda. Bantuan Sultan Hamid II lebih berupa dukungan diplomasi, politis, dan Intelektual.Sultan hamid.II merupakan perancang dan Perumus lambang negara Garuda Pancasila. Sayangnya hingga hari ini belum diakui oleh negara.

Maharatu Mas Mahkota,lebih banyak melewati hari-harinya di negeri Belanda,dan membesarkan kedua anaknya. Hingga hayat menjemputnya, pada tanggal 19 Juni 2010, di usia 95 tahun, kerinduannya kepada negeri Pontianak, dan kecintaanya kepada suaminya, Sultan Hamid II, tak pernah luntur dan berubah.
Selamat jalan ratu kami, berbahagialah di alam sana. (*)
22.29

0 Responses to " "

Poskan Komentar